OPINI 10 Mei 2024 Rajif Irsyad Filsafat ilmu pengetahuan dan kriminologi Indonesia mempunyai kaitan erat dan saling mempengaruhi. Filsafat ilmu memberi kriminologidasar epistemologis untuk memahami sifat kejahatan, metode penelitian yang tepat, dan interpretasi temuan penelitian. Di sisi lain, kriminologi memberikan pengetahuan dan informasi empiris yang dapat digunakan untuk menguji dan […]

OPINI 10/05/2024 Oleh: INTAN KHOIRUNNISA Pada konteks agama islam, moral diketahui atas istilah akhlak. Moral memiliki kedudukan yang tinggi dan didefinisikan sebagai akhlak yang mulia. Secara etimologi, moral memiliki beberapa pengertian, diantaranya sebagai berikut: Dengan demikian, perbuatan bisa diklasifikasikan menjadi akhlak jikalau melewati parameter seperti di bawah: Bisa ditarik simpulan […]

OPINI 10/05/2024 Oleh: Putri Marcellina Sebutan “filsafat” sebenarnya bersumber pada bahasa Yunani yakni “philosophia” dimana adalah kombinasi dari kata “philo” serta “sophia”. Son artinya “cinta dalam arti luas”, sedangkan Sophia artinya “kebijaksanaan”. Jadi bisa dikatakan filosofi ini adalah keinginan untuk mencapai tujuan politik. Filosofi ini juga dapat berupa kumpulan pendapat […]

OPINI 10/05/2024 Oleh: Jasmine Heidy Minanga Filsafat memiliki peran penting dalam memahami dan mengatasi fenomena kejahatan. Filsafat memungkinkan kita untuk memahami kejahatan secara lebih mendalam. Dengan berpikir kritis dan sistematis, kita dapat menggali akar penyebab kejahatan, faktor-faktor yang mempengaruhi, serta dampaknya pada masyarakat. Ontologi dalam filsafat berkedudukan memegang peranan yang […]

OPINI 10/05/2024 Oleh: Nadya Nurluthfi Aqilah Filsafat memiliki kedudukan yang penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan, termasuk dalam bidang studi kriminologi di Indonesia. Meskipun filsafat sering kali dianggap sebagai cabang ilmu yang abstrak dan teoritis, perannya dalam memperkuat dasar pemikiran dan metodologi dalam ilmu pengetahuan tidak boleh diabaikan. Dalam konteks kriminologi, […]

OPINI 09-05-2024 Oleh: AZWAL ILHAN AKBAR RAMADHANI Universitas Budi Luhur Dalam era globalisasi, teknologi menjadi satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia sehari-hari, pertanyaan-pertanyaan mengenai etika menjadi semakin didesak untuk dijawab. Privasi pengguna yang terancam, diskriminasi yang diperkuat oleh algoritma, keamanan data yang semakin rawan, dan dinamika sosial […]

OPINI 09-05-2024 Oleh:  Eunike Angelica Sarambe Universitas Budi Luhur Filsafat membantu menyediakan kerangka kerja yang komprehensif untuk memahami kejahatan sebagai fenomena sosial serta kaitannya dengan tanggung jawab moral, etika, dan hukum . Sebagai contoh, ontologi membahas keberadaan penjahat dalam realitas, sedangkan epistemologi berfokus pada penyelidikan alasan di balik aktivitas kriminal. […]

OPINI 09-05-2024 Oleh: Gizca May Hannaco Universitas Budi Luhur Filsafat merupakan ilmu yang memusatkan pada pengetahuan dan penyelidikan dengan menggunakan akal logis mengenai asal-usul dari sesuatu yang ada, sebab dan juga hukumnya yang berperan sebagia landasan teoriyang membuka peluang berkembangnya ilmu kriminologi secara lebih luas dan mendalam. Seperti yang kita […]

OPINI 09-05-2024 Oleh: :Ibnu Muhammad Romzi Universitas Budi Luhur Sebagai mahasiswa kriminologi, saya berpikir bahwa filsafat memainkan peran penting dalam kemajuan pengetahuan di bidang ini di Indonesia. Dengan asal-usulnya yang berawal dari pertanyaan-pertanyaan dasar tentang keadilan, kriminalitas, dan sifat manusia, filsafat memberikan kerangka kerja yang kuat untuk memahami kompleksitas fenomena […]